Tips menjalin komunikasi secara sederhana tapi efisien

Seorang Komunikator Bijak pernah menyampaikan pesan agar pesan tersebut bisa disebar luaskan kepada rekan-rekan semua.  Kata-kata ini hanya sekedar untuk kita renungkan.  Tidak ada niatan untuk mengajari rekan-rekan semua.  Hanya bahan renungan:

KOMUNIKASI

Bila situasi komunikasi yang kita masuki tidak menimbulkan rasa nyaman pada diri orang yang kita hadapi, maka kita harus siap menerima proses komunikasi dan informasi yang semu. maka sebaiknya ketika terlibat dalam suatu komunikasi dua arah, kita siap menjadi pendengar dan andapun akan di dengar;

  • Jawablah pertanyaan dengan pertanyaan

Jawablah setiap pertanyaan dengan pertanyaan yang terarah dan mengarah pada tujuan, maka kita akan dapat dengan segera mengembangkan pikiran-perasaan serta dapat meningkatkan efektivitas pemanfaatan pengetahuan- pengalaman orang yang kita hadapi.

  • Saat berbicara hendaknya muka saling berhadapan 

Saat mata menatap mata, sebaiknya kedudukan hidung sejajar (jangan bersentuhan hidung he…he…., dan agar mulut tidak bau seringlah sikat gigi atau makan fresh mint agar kepercayaan diri anda tinggi) ,  muka saling berhadapan dalam suatu proses komunikasi, mulut dan lidah turut berucap menimpali komunikasi yang berkembang menjadi interaksi, Yang sesungguhnya berhadapan adalah pikiran-perasaan yang dilatar belakangi oleh pengetahuan- pengalaman.

  • Jangan berbicara dengan mata melotot

Tentu anda memahami bagaimana perasaan rekan anda atau anda sendiri ketika sedan terlibat dalam suatu pembicaraan, lawan bicara anda memandang anda dengan mata melotot.

  • Jangan memotong pembicaraan rekan bicara anda yang belum tuntas agar tidak terjadi kesalahpahaman jika anda dalam situasi berkomunikasi tersebut bukan dalam momen perdebatan.
  • Jangan mengacungkan jari telunjuk anda pada lawan bicara anda ketika dalam suatu momen komunikasi agar tidak menjurus dalam suatu kesalahpahaman dan pertengkaran karena anda sedang berkomunikasi bukan dalam suatu momen perdebatan atau pamer kepintaran seperti para ahli debat, baik debat kusir politik sekelas warung kopi, atau sekelas para pengamat politik dadakan yang di orbitkan media mainstream televisi ataupun Debat kusir sekelas calon presiden suatu negara.

Begitulah beberapa teknik berkomunikasi menurut komunikator bijak tersebut yang tidak mau di publish namanya. Hal tersebut di atas di dasarkan dari pengalaman, bukan berdasarkan teori atau lecture teknik komunikasi ala salesman atau marketing atau ala Dale carnegie.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s